SWEET HOME : KDRAMA MONSTER YANG TIDAK BIASA
Cha Hyun Soo, yang diperankan oleh Song Kang, adalah seorang remaja yang tertutup yang baru saja pindah ke Green Home setelah keluarganya meninggal dalam kecelakaan. Hyun Soo merasa sangat putus asa dan ingin mengakhiri hidupnya yang hitam. Namun, pada hari dia memutuskan untuk bunuh diri, kota mendadak kacau karena semua orang berubah menjadi monster, termasuk dia sendiri.Ironisnya, Hyun Soo, yang merasa hidupnya penuh dengan kegelapan, kini memberi harapan kepada orang-orang di Green Home. Apakah mereka mampu bertahan sebagai manusia bersama dengan populasi lainnya?
Sweet Home adalah adaptasi dari webtoon populer Naver berjudul sama yang telah menerima lebih dari 500 juta views. Penggemar menyukai cerita karena monsternya unik.Monster di Sweet Home berasal dari dalam diri manusia sendiri. Jika biasanya makhluk asing muncul dari lingkungan luar, seperti radiasi, kesalahan eksperimen, atau wabah yang tiba-tiba, maka monster ini berasal dari dalam diri manusia itu sendiri. Hasrat terpendam mengambil alih jiwa manusia dan mengubah manusia menjadi monster. Karena itu, monster-monster yang muncul di Sweet Home juga unik. Gerakan dan sifat monster ini berbeda karena mereka dahulunya manusia.
Karakter yang kuat jadi faktor penting bagus enggaknya sebuah cerita. Di sini, tokoh utamanya adalah Cha Hyun Soo, Pyun Sang Wook (Lee Jin Wook), Seo I Kyung (Lee Si Young), dan Lee Eun Hyuk (Lee Do Hyun). Namun, masih banyak tokoh lain yang mendukung jalannya cerita. Menariknya, dengan begitu banyak karakter, semua pemain penting dan saling menguatkan cerita satu sama lain. Gak ada yang terlalu mendominasi sampai membuat penonton lupa dengan karakter pendukungnya. Atau sebaliknya, penonton tidak dibuat bingung dengan kehadiran para karakter ini. Semua orang, semua karakter, punya porsi tayang dan fungsi yang pas.
Selain itu, karena ceritanya ringkas dan alurnya cepat, tidak akan bosan menonton setiap episode. Tiap episode berdurasi sekitar empat puluh hingga lima puluh menitan. Bahkan pada episode pertama, sutradara Lee Eung Bok langsung membawa penonton ke konflik utama dan tidak bertele-tele saat memperkenalkan semua karakter, meskipun seri pada umumnya lebih singkat.Tidak diragukan lagi, Sutradara yang terkenal dengan drama-drama terkenal seperti Mr. Sunshine, Goblin, dan Descendants of the Sun ini sangat mahir dalam penokohan. Dengan alur yang cepat, penonton dapat mengikuti cerita setiap karakter.
Menurut laporan, Sweet Home adalah proyek yang sangat mahal dari Netflix, dan biaya untuk setiap episodenya diperkirakan mencapai US$2,4 juta, atau Rp34 miliar. Tim efek visual dan motion capture terkemuka dari Hollywood digunakan untuk film ini. Kamu akan puas dengan visual yang ditampilkan karena teknologi canggih dan tim profesional. Sweet Home tidak hanya terlihat gelap dan hitam untuk menciptakan suasana tegang. Tampak bahwa tone warna yang digunakan lebih sesuai dengan perasaan karakternya. Dengan lampu-lampu redup dan sedikit cahaya matahari, Green Home, yang digambarkan sebagai apartemen tua, pengap, dan kumuh juga terasa nyata.
Drama ini akan membuat kamu merenungkan diri sendiri daripada menyebabkan kamu berpikir karena konfliknya. Karena ceritanya tentang hasrat yang mengambil alih kontrol diri manusia, moral dari kdrama ini adalah untuk menjadi lebih bijak dalam hidup.Untuk membuat penonton lebih terlibat dengan cerita, karakter-karakter yang muncul sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Bahkan adegan pertempuran dengan alat tarung yang nyata tampak sangat nyata. Sutradara ingin menunjukkan kekuatan karakter ini untuk tetap menjadi manusia.
Felecia
Comments
Post a Comment