The Architecture of Love, merupakan film yang
diadaptasikan dari buku yang ditulis oleh Ika Natassa yang diterbitkan pada
tahun 2016 dan pada akhirnya buku tersebut dibuat menjadi film dan dirilis pada
tahun 2024.
Film ini menceritakan tentang seorang penulis yang
bertemu dengan seorang arsitek. Raia Risjad merupakan seorang penulis buku yang
begitu terkenal di Indonesia namun sayangnya kurang beruntung di cerita
cintanya. Raia diselingkuhin oleh suaminya di pesta perkenalan film dari
adaptasi bukunya yang berakhir dengan penceraian. Semenjak saat itu, Raia tidak
memiliki inspirasi untuk menulis lagi. Setahun kemudian, Raia memutuskan untuk
pergi ke New York untuk menemukan inspirasinya kembali, sampai akhirnya ia bertemu
dengan seorang arsitek yang bernama River.
Sumber: KINCIR.com
Takdir mempertemuan mereka di saat mereka bahkan masih belum bisa berdamai dengan masa lalu mereka masing-masing. Baik Raia maupun River, mereka berdua sama-sama memiliki masa lalu yang kelam. Raia yang diselingkuhin suaminya, River yang ditinggal oleh istrinya yang sedang mengandung anaknya karena sebuah kecelakaan.
Pertemuan Raia dan River memang unik. Mereka bertemu di pesta Aga (teman yang diperkenalkan oleh teman dekatnya Raia yaitu Erin) dan mereka bisa berbicara bersama karena Raia yang sedang menulis sesuatu dan River yang sedang menggambar sesuatu. Bahkan setelah itu mereka bertemu kembali di taman. Di Tengah-tengah kebersamaan mereka, River memperkenalkan cara melihat sudut pandang dari Gedung-gedung yang ada di kota tersebut.
Raia berpikir bahwa River suka dengannya karena terkadang River memberikan sebuah harapan namun terkadang River juga bisa menjadi menjauh tiba-tiba. River itu terlalu introvert karena ia tidak pernah menceritakan kisahnya dan sakit yang dialaminya kepada siapapun.
Sumber: detik.com
Terkadang takdir cinta itu lucu, bisa mempertemukan kita dengan seseorang yang bahkan kita tidak pernah harapkan. Takdir mempertemukan dua orang yang sedang berusaha untuk berdamai dengan masa lalunya, takdir mempertemukan mereka untuk bisa saling menyembuhkan luka satu sama lain. Film ini mengajarkan tentang banyak hal, mengajarkan tentang kejujuran, keterbukaan, kerja keras, dan masih banyak lagi.
Tidak banyak dari kita yang bisa mengungkapkan perasaan kita seperti River di dalam film ini. Banyak orang pergi ke tempat yang jauh, lari dari masalah kita cuman ingin mengejar kesembuhan dan kebahagiaan batin kita. Tapi, tanpa kita sadari, sebenarnya untuk mengejar kesembuhan dan kebahagiaan batin kita itu bukan pergi ke tempat yang jauh tapi berdamai dengan masa lalu yang ada.
(Kezia)
asli bagus banget filmnya, semalem baru kelarin nontonnya di netflix 😙
ReplyDeleteLatar film nya bagus bgt sih
ReplyDeleteKisah yang sangat mendalam
ReplyDeleteFilm ini bagus banget, bisa menceritakan kota New York dengan begitu detail sehingga bisa membuat kita jatuh cinta terhadap kota tersebut dalam sekejap
ReplyDeleteAlurnya penuh dengan kejutan banget
ReplyDelete